Setting Usb Modem ZTE MF636 di Ubuntu 10.04

Dua minggu yang lalu saya membeli usb modem ZTE Mf636 dari teman kantor. Tujuan saya membeli usb modem itu untuk fleksibilitas, karena selama ini saya menggunakan modem asdl yang terbatas ruang geraknya. Tetapi pada saat saya menggunakan usb modem tersebut tidak bisa koneksi ke internet hanya muncul usb sebagai penyimpan data bukan sebagai modem.

Setelah saya baca-baca di internet saya mendapatkan kesimpulan ternyata secara default ubuntu 10.04 mendeteksi usb modem sebagai usb penyimpanan data. Untuk menjadikan usb tersebut menjadi usb modem harus dilakukan instalasi package usb-modeswitch-data. Lakukan perintah :

sudo apt-get install usb-modeswitch-data

Untuk instalasi package tersebut. Setelah dilakukan setting APN untuk operator yang digunakan ubuntu akan melakukan koneksi ke internet secara otomatis.

menggunakan gsoap di opensolaris

Proyek terbaru saya mengharuskan saya untuk bermain dengan web service. Tidak seluruhnya saya bangun tetapi hanya sebagai front-endnya (back-endnya dikerjakan oleh vendor yang lain). Jadi saya menerima file wsdl yang berisi fungsi-fungsi dan tipe-tipe data yang ada dalam web service. Proyek ini menggunakan bahasa pemograman C karena target mesin livenya adalah dumb terminal. Setelah mencari di google akhirnya saya menemukan cara penggunaan web service dengan menggunakan bahasa pemograman C, gsoap.

Di repositori IPC standar opensolaris tidak ditemukan package gsoap. Tapi kalau dilihat lebih lanjut lagi ternyata ada package gsoap di repositori IPC yang pending. Dimana repositori pending itu merupakan repositori yang package-packagenya masih dalam pengembangan alias masih beta.

Dengan nekat saya mencoba menginstal gsoap yang masih beta tersebut di laptop saya. Langkah pertama tentu saja mengeset repositori IPC yang pending.

pfexec pkg set-authorithy -O http://pkg.opensolaris.org/pending/ pending

setelah proses setting respositori selesai. lalu install package gsoap

pfexec pkg install gsoap

Instalasi gsoap sudah beres. Kita bisa menggunakan gsoap di opensolaris.
Catatan :
Pada saat mengompile program C akan ada error yang mengatakan tidak ditemukan library socket.h untuk mengatasinya masukan linkage socket, dan nsl. contoh :

gcc -o test main.c -lgsoap -lsocket -lnsl

Import dari oracle 10g ke oracle 8i mungkin kah?

Pada proyek saya yang terbaru, saya menggunakan oracle 10g. Saya bersama tim saya mengerjakan proyek ini hampir 6 bulan. Minggu kemarin proyek ini akhirnya selesai juga di kembangkan dan telah melalui UAT (User Acceptence Test).

Direncanakan pada minggu ini proyek ini akan dipindahkan dari mesin development ke mesin live. Masalah terjadi disini, ternyata di mesin live versi oracle yang digunakan adalah versi 8i. Saya sudah mencoba berbagai cara import database tetapi selalu berujung kegagalan.

Kolega saya menyarankan agar oracle client yang digunakan pada saat export database harus menggunakan versi yang sama ama oracle live. Saya memutuskan mengikuti saran tersebut. Maka Googling lah saya tapi tanpa dinyana ternyata oracle client untuk 8i sudah tidak ada lagi karena pihak oracle sudah menghentikan layanan untuk oracle 8i setahun yang lalu. Dari sini saya mulai putus asa. Apa yang harus saya lakukan?

Setelah pemikiran lebih lanjut dengan berat hati saya melakukan export database secara manual. Ini sangat ribet sekali selain ribet ternyata ada beberapa perintah dari oracle 10g yang tidak dimengerti oleh oracle 8i. Kesimpulannya memang Oracle 10g tidak bisa mengimport ke oracle 8i 😦

Stored Procedure di MySQL

Bagi anda yang berkecimpung di dunia DBMS pasti mengenal dengan istilah PL/SQL. PL/SQL merupakan suatu bahasa pemograman yang sifatnya prosedural. PL/SQL ini berada di database Oracle. Tetapi disini saya tidak akan membahas mengenai PL/SQL tetapi saya akan membahas kemampuan terbaru dari MyQL yaitu kemampuan MySQL dalam menggunakan bahasa pemograman prosedural.

Mulai dari MySQL versi 5 para pengembang MySQL membuat suatu tambahan baru terhadap MySQL. Tambahan tersebut yaitu Stored Procedure. Stored Procedure di Mysql mendukung dua fitur-fitur standar dari SQL yaitu fitur P001 “Stored Modules” dan fitur P002 “Computational Completeness”. Selain MySQL database DB2 juga mengimplementasi fitur-fitur tersebut. Kalo anda terbiasa dengan PL/SQL mungkin akan sedikit kesulitan menggunakan pemograman procedureal di MySQL.

Untuk Contoh saya akan membuat database baru

mysql> create database db_test;

dengan tabel sebagi berikut

mysql> create table tabel1(kolom1 int, kolom2 int)

setelah membuat tabel yang perlu kita lakukan adalah menentukan delimiter. Delimiter tujuannya agar pada saat pembuatan prosedur tidak terganggu. Karena secara default MySQL menggunakan titik-koma sebagai delimiter dan pada pemograman procedural MySQL menggunakan titik-koma juga maka diperlukan delimiter lain selain titik-koma. Perlu diketahui delimiter adalah suatu tanda yang menyebabkan mesin MySQL mengeksekusi sql yang kita inputkan. Dalam contoh ini saya menggunakan // sebagai delimiter

mysql> delimiter //

Sekarang kita akan membuat procedure sederhana

mysql> create procedure proc1 () select kolom1, kolom2 from tabel1; //

Jangan lupa delimiter // nya. Procedure diatas melakukan query untuk mengambil kolom kolom1 dan kolom kolom2 di tabel tabel1. Untuk memanggil procedure tersebut gunakan

mysql> call proc1() //

perintah call bertujuan untuk memanggil procedure proc1(). Dalam pemograman prosedural di MySQL tanda kurung tutup merupakan hal wajib tidak seperti di pemograman prosedural PL/SQL. Postingan ini hanya merupakan sebagai introduksi, jika anda ingin mendalami ada tutorial yang ringkas namun padat di sini

opensolaris 2008.11 telah release

Beberapa hari ini saya mulai lagi mengoperk opensolaris setelah beberapa bulan ini disibukan dengan kuliah dan kerja. Para penyuka solaris sekarang sedang bersuka cita karena opensolaris mengeluarkan versi terbarunya. Yaitu opensolaris 2008.11 kalo yang tidak tahu angka 2008.11 menunjukan tahun dan bulan release opensolaris, yang berarti opensolaris terbaru dikeluarkan pada bulan oktober 2008.

untuk keterangan lebih lanjut masuki link ini

Auto detect and install JRE

java anyonePernahkan anda mengalami client tidak bisa menjalankan applet anda padahal applet tersebut jalan dengan mulus di komputer anda?. Salah satu penyebabnya, dan sering terjadi, dikarenakan tidak terinstallnya JRE atau tidak kompitabelnya versi JRE yang berada di client dengan applet yang anda kembangkan. Rilis java se yang terbaru akan bisa mengatasi kesulitan tersebut hanya dengan beberapa baris javascript di halaman anda.

script yang perlu ditambahkan

<script src="http://java.com/js/deployJava.js"></script>

<script>
  deployJava.runApplet({codebase:"http://www.example.com/applets/",
     archive:"ExampleApplet.jar", code:"Main.class",
     width:"320", Height:"400"}, null, "1.6");
</script>

dimana ExampleApplet.jar adalah aplikasi yang ingin anda jalankan. Dan aplikasi anda akan berjalan dengan mulus