menggunakan gsoap di opensolaris

Proyek terbaru saya mengharuskan saya untuk bermain dengan web service. Tidak seluruhnya saya bangun tetapi hanya sebagai front-endnya (back-endnya dikerjakan oleh vendor yang lain). Jadi saya menerima file wsdl yang berisi fungsi-fungsi dan tipe-tipe data yang ada dalam web service. Proyek ini menggunakan bahasa pemograman C karena target mesin livenya adalah dumb terminal. Setelah mencari di google akhirnya saya menemukan cara penggunaan web service dengan menggunakan bahasa pemograman C, gsoap.

Di repositori IPC standar opensolaris tidak ditemukan package gsoap. Tapi kalau dilihat lebih lanjut lagi ternyata ada package gsoap di repositori IPC yang pending. Dimana repositori pending itu merupakan repositori yang package-packagenya masih dalam pengembangan alias masih beta.

Dengan nekat saya mencoba menginstal gsoap yang masih beta tersebut di laptop saya. Langkah pertama tentu saja mengeset repositori IPC yang pending.

pfexec pkg set-authorithy -O http://pkg.opensolaris.org/pending/ pending

setelah proses setting respositori selesai. lalu install package gsoap

pfexec pkg install gsoap

Instalasi gsoap sudah beres. Kita bisa menggunakan gsoap di opensolaris.
Catatan :
Pada saat mengompile program C akan ada error yang mengatakan tidak ditemukan library socket.h untuk mengatasinya masukan linkage socket, dan nsl. contoh :

gcc -o test main.c -lgsoap -lsocket -lnsl

Advertisements

Import dari oracle 10g ke oracle 8i mungkin kah?

Pada proyek saya yang terbaru, saya menggunakan oracle 10g. Saya bersama tim saya mengerjakan proyek ini hampir 6 bulan. Minggu kemarin proyek ini akhirnya selesai juga di kembangkan dan telah melalui UAT (User Acceptence Test).

Direncanakan pada minggu ini proyek ini akan dipindahkan dari mesin development ke mesin live. Masalah terjadi disini, ternyata di mesin live versi oracle yang digunakan adalah versi 8i. Saya sudah mencoba berbagai cara import database tetapi selalu berujung kegagalan.

Kolega saya menyarankan agar oracle client yang digunakan pada saat export database harus menggunakan versi yang sama ama oracle live. Saya memutuskan mengikuti saran tersebut. Maka Googling lah saya tapi tanpa dinyana ternyata oracle client untuk 8i sudah tidak ada lagi karena pihak oracle sudah menghentikan layanan untuk oracle 8i setahun yang lalu. Dari sini saya mulai putus asa. Apa yang harus saya lakukan?

Setelah pemikiran lebih lanjut dengan berat hati saya melakukan export database secara manual. Ini sangat ribet sekali selain ribet ternyata ada beberapa perintah dari oracle 10g yang tidak dimengerti oleh oracle 8i. Kesimpulannya memang Oracle 10g tidak bisa mengimport ke oracle 8i 😦