Stored Procedure di MySQL

Bagi anda yang berkecimpung di dunia DBMS pasti mengenal dengan istilah PL/SQL. PL/SQL merupakan suatu bahasa pemograman yang sifatnya prosedural. PL/SQL ini berada di database Oracle. Tetapi disini saya tidak akan membahas mengenai PL/SQL tetapi saya akan membahas kemampuan terbaru dari MyQL yaitu kemampuan MySQL dalam menggunakan bahasa pemograman prosedural.

Mulai dari MySQL versi 5 para pengembang MySQL membuat suatu tambahan baru terhadap MySQL. Tambahan tersebut yaitu Stored Procedure. Stored Procedure di Mysql mendukung dua fitur-fitur standar dari SQL yaitu fitur P001 “Stored Modules” dan fitur P002 “Computational Completeness”. Selain MySQL database DB2 juga mengimplementasi fitur-fitur tersebut. Kalo anda terbiasa dengan PL/SQL mungkin akan sedikit kesulitan menggunakan pemograman procedureal di MySQL.

Untuk Contoh saya akan membuat database baru

mysql> create database db_test;

dengan tabel sebagi berikut

mysql> create table tabel1(kolom1 int, kolom2 int)

setelah membuat tabel yang perlu kita lakukan adalah menentukan delimiter. Delimiter tujuannya agar pada saat pembuatan prosedur tidak terganggu. Karena secara default MySQL menggunakan titik-koma sebagai delimiter dan pada pemograman procedural MySQL menggunakan titik-koma juga maka diperlukan delimiter lain selain titik-koma. Perlu diketahui delimiter adalah suatu tanda yang menyebabkan mesin MySQL mengeksekusi sql yang kita inputkan. Dalam contoh ini saya menggunakan // sebagai delimiter

mysql> delimiter //

Sekarang kita akan membuat procedure sederhana

mysql> create procedure proc1 () select kolom1, kolom2 from tabel1; //

Jangan lupa delimiter // nya. Procedure diatas melakukan query untuk mengambil kolom kolom1 dan kolom kolom2 di tabel tabel1. Untuk memanggil procedure tersebut gunakan

mysql> call proc1() //

perintah call bertujuan untuk memanggil procedure proc1(). Dalam pemograman prosedural di MySQL tanda kurung tutup merupakan hal wajib tidak seperti di pemograman prosedural PL/SQL. Postingan ini hanya merupakan sebagai introduksi, jika anda ingin mendalami ada tutorial yang ringkas namun padat di sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s